fbpx

Ide Lantai Semen Poles, Menarik Tanpa Sentuhan Keramik

verified

Bambang Tri Utomo

Artikel tentang lantai semen dibuat oleh tim konten ROOMA. Setiap hari, akan ada cerita baru untuk anda.

Lantai semen atau biasa dikenal dengan beton ekspose, saat ini kembali populer usai semakin besarnya minat masyarakat terhadap konsep bangunan vintage dan industrial. Jenis lantai ini dapat diaplikasikan  untuk memberikan kesan vintage, tradisional, klasik dan juga motif lainnya.

Proses pembuatan lantai semen ini juga relatif murah, mudah dan juga cepat. Yang mana bahan utamanya merupakan campuran semen dan pasir dengan rasio 1:1 atau 1:2. Jangan gunakan perbandingan lebih rendah dari kedua rasio tersebut, karena bisa mengurangi kekuatan tekan lantai. Harga semen yang semakin terjangkau, tentu akan menjadi keputusan terbaik agar lebih berhemat, namun hasil tetap hebat.

Lantai Semen

Namun yang harus dipastikan adalah semen yang dipilih haruslah dari kualitas terbaik. Lebih baik memilih merk semen yang dikenal lama kering dan memiliki kekuatan tekan yang tinggi seperti semen Gresik atau semen Holcim. Selain itu, untuk pasirnya Anda bisa menggunakan pasir gunung atau pasir kali yang bertekstur halus, hindari menggunakan pasir laut.

Ide Lantai Semen Poles

Lantai dengan warna abu-abu tua atau kehitaman biasanya akan tampak semakin artistik apabila dilakukan proses finishing. Sehingga membuat tampilannya semakin mengkilap. Adapun lantai berbahan semen yang “hitam” berkilau, tentu memberi kesan yang elegan.

Lantai Semen Poles

Selain membuatnya lebih mengkilap, proses pemolesan juga dapat membuat lantai berbahan semen cenderung lebih awet. Dimana cara mengkilapkannya sendiri dengan tanpa mengubah warna acian, Anda bisa melakukan pemolesan dengan menggunakan mesin poles dengan bahan polimer khusus.

Lantai Semen Poles Motif

Berikut ini beberapa cara membuat lantai berbahan semen yang cantik dan menawan sehingga menambah keindahan interior maupun eksterior pada ruangan.

Lantai Berentuk Random

Supaya tidak terlihat polos, pengecoran lantai tidak perlu sama rata. Adapun proses pengecorannya dapat Anda lakukan secara bertahap dengan menggunakan cetakan dalam bentuk dan ukuran tertentu sesuai keinginan.

Lantai Semen Motif

Selain itu, tak perlu model yang monoton atau pun geometris, lantai jenis ini juga bisa Anda buat lebih cantik dan menarik dengan berbagai pola atau bentuk yang bervariasi dan juga atraktif. Sebagai contoh, satu bentuk dan ukuran berpola diagonal maupun zig-zag. Lalu, satu bentuk berukuran besar kecil dengan susunan selang-seling serta bentuk dan pola yang tak beraturan atau lain sebagainya.

Lantai Semen Timbul

Lantai Variasi Pengisi Nat

Perlu Anda ketahui bahwa pengecoran dengan menggunakan cetakan dengan bentuk, ukuran, maupun pola tertentu akan menciptakan celah atau nat. Biasanya, nat pada lantai mempunyai lebar minimal 2-3 mm tergantung keinginan Anda serta ketebalannya pun sesuai dengan tebal lantai (±2-3 cm).

Lantai Semen Nat

Lantai semen akan terlihat lebih cantik apabila pada celah atau nat tersebut diaplikasikan dengan material tertentu yang menarik dan juga bersifat dekoratif, seperti:

  1. Kaca bening yang dapat memantulkan kilauan yang seringkali memberikan kesan suram dan tampak lebih atraktif
  2. Material bahan logam, seperti kuningan atau aluminium yang mampu menciptakan kesan klasik
  3. Batu koral, kayu alami, ataupun bata merah, dan lain sebagainya yang mampu memberi kesan natural pada lantai

Lantai Semen Potongan

Lantai Semen Nuansa Gelap

Penting untuk Anda ketahui bahwa warna lantai yang lebih gelap (abu-abu kehitaman) tentu akan membuatnya tampak lebih natural dan juga klasik. Adapun tampilan seperti itu akan sangat cocok untuk gaya hunian yang klasik, vintage, dan industrial.

Lantai Semen Warna Gelap

Selain itu, tahap penghitaman lantai dapat diawali dengan memperlambat proses pengeringan yaitu dengan menyemprotkan air atau menutup lantai agar lembab.

Lantai Semen Hijau Gelap

Anda juga bisa menggunakan semen berkualitas dan jangan mencoba untuk mencampurkannya dengan bahan-bahan lain dalam acian kecuali semen dan juga air bersih bebas seng (Zn). Namun. apabila diperlukan Anda bisa menambahkan pewarna pigmen monokromatik hitam.

Baca Juga : Harga Semen

Lantai Semen Lukis

Terdapat dua cara untuk menghias lantai semen, yaitu saat masih dalam kondisi basah atau setelah kering, kemudian baru di-finishing. Ketika kondisi semen masih basah, Anda bisa membuat mosaik dengan cara menempelkan pecahan keramik ataupun material lainnya pada bagian-bagian tertentu dan sesuai keinginan.

Lantai Semen Motif Lukisan

Adapun tema lukisan dekoratif seperti bentuk organik ataupun geometris, riil, hingga abstrak. Anda perlu menyesuaikan lukisan tersebut sesuai keinginan atau gaya hunian. Selain itu, Anda juga bisa menyerahkan aplikasi dekorasi ini pada seorang seniman. Di tahap akhir, Anda perlu mengaplikasikan coating untuk tetap menjaga kualitasnya

Lantai Semen Motif Ikan

Kelebihan Lantai Semen

Mengaplikasikan lantai semen akan memberikan beberapa kelebihan. Yuk, kita kupas beberapa kelebihan lantai semen berikut.

  1. Ketahanan Tinggi. Lantai semen memiliki ketahanan yang tinggi terhadap gesekan dan memiliki kekuatan tekan yang besar. Selain itu juga aman dari penggembungan karena ada pememuaian pada material bawah lantai.
  2. Perawatan Mudah. Lantai jenis ini mudah dan murah dalam perawatannya. Anda hanya cukup sering mengepel lantai dan poles lantai sekali dalam 6 bulan. Hal ini dilakukan agar permukaan mengkilap pada lantai tetap terjaga.
  3. Ramah lingkungan. Semen merupakan material yang tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Karena itu ketika diaplikasikan untuk lantai, akan menjadikan lantai yang ramah terhadap lingkungan.
  4. Terkesan Dingin. Untuk wilayah negara Indonesia yang dikenal tropis, lantai jenis ini sangat cocok diaplikasikan, karena akan menambah ruangan tetap berkesan dingin meskipun dalam kondisi yang terik diluar rumah.

Kekurangan Lantai Semen

Tidak hanya memiliki kelebihan, namun setiap material tentu juga memiliki kekurangan. Berikut beberapa kelemahan lantai semen yang umum ditemui.

  • Permukaan Keras. Lantai semen memang dikenal kuat, dan kekuatan ini juga berimplikasi pada permukaan lantai yang menjadi sangat keras. Lantai dengan permukaan keras kadang juga berbahaya untuk bermain anak – anak dan orang usia lanjut.
  • Permukaan lembab. Ketika finishing permukaan lantai, pastikan lakukan pemolesan lantai dengan baik. Permukaan yang kasar dan tidak merata, udara lembab dan air akan mudah terserap dan dapat menyebabkan lantai lumutan.
  • Perbaikan Sulit Dilakukan. Tantangan utama dalam mengaplikasikan lantai semen adalah karena akan sulit diperbaiki jika ada kerusakan. Oleh sebab itu dalam pengaplikasiannya pastikan menggunakan semen, pasir dan formula adonan semen cor terbaik, agar lantai tidak mudah retak.

Umumnya, penampilan fisik lantai semen cenderung menurun setiap waktu. Salah satunya yakni menjadi lebih kusam dan kotor. Oleh sebab itu, supaya lantai tersebut tetap tampak indah, Anda perlu membersihkan dan merawatnya secara rutin dan berkala.